Oktober 30, 2007 oleh amriltg


Blitz Megaplex yang berlokasi di Lantai 8 Grand Indonesia tak jauh dari Bundaran HI Jalan MH.Thamrin Jakarta, pada Hari Sabtu,27 Oktober 2007 mendadak gegap gempita “dikerubuti” para blogger Indonesia yang akan menghadiri Pesta Blogger 2007 (PB 2007). Saya tiba di lokasi hajatan temu darat terbesar para penulis di dunia maya ini di salah satu jaringan bioskop terkemuka di Indonesia pukul 10.15 WIB. Di pelataran lobby bioskop terlihat sekitar dua ratusan orang bergerombol membentuk kelompok-kelompok sendiri, berbincang akrab satu sama lain.Beberapa orang panitia, termasuk Chairman PB 2007, Enda Nasution, terlihat sibuk mondar-mandir mempersiapkan perhelatan akbar ini. Spanduk-spanduk serta poster sejumlah sponsor acara terbentang dibeberapa tempat nyaris menyaingi poster-poster promosi film di Blitz Megaplex. Nampak pula beberapa komunitas blogger mengenakan seragam kaos khusus yang mencirikan identitas komunitas mereka masing-masing. Memang, sejumlah komunitas blogger—baik regional maupun non regional—hadir di PB 2007, sebut saja misalnya Komunitas AngingMammiri Makassar, Angkringan dan Cahandong Yogyakarta, Loenpia Semarang, Bandung Blog Village (BBV) Bandung, Go Ranah Minang Padang, Tukang Lenong dari Jakarta serta komunitas non regional seperti Blogfam, Komunitas Blogger Muslim, Merdeka, Multiply Indonesia dan ID-Gmail. Pokoknya begitu Semarak, meriah serta menyiratkan suasana dan spirit “pesta” sedang berlangsung disana. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Kisahku | Tidak ada komentar »
September 14, 2007 oleh amriltg
SAYA kembali merasakan spirit kalimat itu disela-sela keprihatinan keluarga kami yang dilanda musibah bertubi-tubi di bulan Agustus 2007. Begitu menggetarkan dan menyalakan nyali. Seperti dulu, pada dua momen yang hingga saat ini membekas tegas dihati.
***
Matahari belum menampakkan sinarnya dan kabut masih membayang tipis , pada pagi yang riuh di Pintu Gerbang masuk Kampus Universitas Hasanuddin Tamalanrea, suatu hari di bulan Agustus 1989. Bentakan, makian dan seruan para senior membahana, bergemuruh menikam langit menyambut kedatangan mahasiswa baru untuk menjalani masa OPSPEK (Orientasi Pengenalan Kampus) hari pertama. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Uncategorized | 4 Komentar »
September 10, 2007 oleh amriltg
Malam baru saja mendekati pucuknya saat pesawat saya mendarat mulus di Bandara Hasanuddin Jum’at, 24 Juni 2006. Udara malam Makassar yang sejuk segera menyergap hidung saya ketika menuruni tangga pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Pukul 20.30 WIB. Kekesalan saya lantaran pesawat yang saya tumpangi itu terlambat berangkat satu jam dari jadwal yang sudah ditetapkan, mendadak menguap. Kerinduan menginjakkan kaki kembali ditanah kelahiran dan tempat melewatkan sebagian besar masa muda saya terlampiaskan begitu menyaksikan lampu-lampu di terminal penumpang seluas 10.185 m2 berkelap-kelip semarak dan masih memperlihatkan kesibukan meski sudah menjelang tengah malam.Kedatangan saya ke Makassar kali ini adalah dalam rangka menghadiri akad nikah dan resepsi pernikahan adik bungsu saya, Diah Ramayanti Gobel dan Herlambang Susatya yang akan dilaksanakan keesokan harinya. Karena jatah cuti saya dikantor terbatas dan juga Alya, anak bungsu saya sedang sakit, maka saya tidak mengikut sertakan anak dan istri pada kunjungan saya ke Makassar kali ini. Di lobby bandara Hasanuddin yang berjarak kurang lebih 20 km dari rumah orang tua saya di Bumi Antang Permai, saya mengabarkan kedatangan. Di ujung telepon, ayah saya sempat mengungkapkan kekhawatiran jika terjadi hal yang tak diinginkan selama perjalanan saya dari bandara ke rumah di tengah malam. Saya menepis kekhawatiran beliau dengan menyatakan bahwa, meski sudah 11 tahun meninggalkan Makassar, saya tidak akan kesasar pulang dan mudah-mudahan bisa menghindari “hal-hal yang tidak diinginkan”.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Uncategorized | Tidak ada komentar »
Agustus 29, 2007 oleh amriltg
Peringatan Hari Kemerdekaan ke-62 tahun ini, 17 Agustus 2007 merupakan hari kelabu buat keluarga kami. Anak tertua saya, Muh.Rizky Aulia Gobel, yang baru saja keluar dari Rumah Sakit seminggu sebelumnya karena sakit typhus, terpaksa masuk rumah sakit lagi karena tersiram air panas dari bagian dada ke perut.Kejadian memilukan itu terjadi dipagi hari saat saya dan putri bungsu saya, Alya sedang merias sepeda Rizky dalam rangka Karnaval 17 Agustus 2007 yang akan dilaksanakan pada sore harinya. Pada saat yang sama, Rizky sedang nonton film kartun di Televisi sambil diberi makan pagi oleh Bibi, pembantu saya.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Kisahku | Tidak ada komentar »
Agustus 16, 2007 oleh amriltg
Sejak Istri saya dinyatakan hamil oleh dokter–setelah penantian kami yang cukup panjang selama 3 tahun–maka sebagai suami yang berbahagia (karena perkasa) telah berhasil “membuahi” istri tercinta, saya begitu bersemangat memanjakan perempuan yang tengah mengandung anak pertama kami itu. Bentuk-bentuk upaya memanjakan itu antara lain, mengubah panggilan dari “Saya-Kamu” menjadi “Papah-Mamah” (dengan tambahan huruf “h” dibelakang yang dilafalkan dengan desahan yang romantis, sedikit erotis).
Tidak hanya itu. Saat saya atau istri memanggil maka kami akan saling memperlihatkan gestur tubuh penuh kemesraan satu sama lain. Jadi misalnya jika istri saya memanggil dengan bibir basah merekah, “Papah, sayangkuh, cintakuh”, maka spontan saya menjawab dengan mata dikedap-kedipkan dengan genit seperti Tessy digoda Asmuni dalam lakon komedi Srimulat,”Adah apah Mamah?”. Norak bukan?.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Kisahku | Tidak ada komentar »
Agustus 15, 2007 oleh amriltg

“Jangan lupa kirimkan Papa buku diary kosong yang baru untuk tahun depan ya, Nak”Kalimat itu kerap diucapkan oleh ayahanda tercinta saya, Karim Van Gobel, setiap akhir tahun menjelang. Hanya sebuah Buku Diary Baru Kosong. Dan saya, dengan semangat membuncah, akan segera berangkat ke Toko Buku mencari pesanan rutin akhir tahun ayah saya itu. Bagi saya, menganugerahkan sebuah buku diary baru kepada ayah saya—tiap akhir tahun—merupakan sebuah kehormatan tersendiri yang begitu besar dan berharga. Sebuah rutinitas yang senantiasa saya lakoni dengan riang, sejak merantau ke Jakarta tahun 1995.
Ayah saya adalah lelaki yang begitu tekun mencatat kenangan, dalam serpih terkecil sekalipun, di setiap rekam jejak perjalanan hidupnya dalam buku diary. Konon, beliau sudah memulai menulis diary sejak saya lahir (hal yang kemudian menginspirasi saya untuk menulis blog anak pertama saya, Rizky, sejak ia lahir tahun 2002).
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Kisahku | Tidak ada komentar »
Agustus 12, 2007 oleh amriltg
Di pucuk alam, saya menyaksikan kedua anak saya, Alya dan Rizky, tertidur pulas. Putra tertua saya. Rizky, meringkuk bersama guling disampingnya. Dengkur halus terdengar dari bibirnya yang mungil. Tak jauh dari situ, adiknya, Alya terlihat sedang mendekap erat leher ibunya. Salah satu kaki anak bungsu saya tersebut berada diatas paha bundanya yang juga sedang “berlayar ke alam mimpi” sembari memeluk kedua buah hatinya itu.
Saya tersenyum.
Betapa cepat waktu berputar. Ingatan saya mendadak terlontar pada suatu petang yang muram akhir tahun 2001. Istri saya duduk dengan wajah murung di atas kursi rotan panjang pada ruang tamu rumah kontrakan kami di Taman Aster Cibitung.
Merenung lama. Kesedihan terlihat menggayut diwajahnya.
Saya sudah tahu apa maksudnya.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Kisahku | Tidak ada komentar »
Agustus 1, 2007 oleh amriltg
Saya merasa tersanjung sekali hari ini.
Nama saya masuk dalam daftar penerima Schoomze Award ala Yaya di blognya (Thanks, Yaya!). Apakah gerangan penghargaan itu?. Dari informasi yang tertera di link ini, dapat dimaknai bahwa Schmoove Award itu adalah sebentuk penghargaan yang diberikan kepada seorang blogger yang telah bekerja keras membangun reputasinya dengan berkomentar di blog lain, berpartisipasi aktif di komunitas blog, membalas setiap komentar yang berada di blognya dan akhirnya, secara keseluruhan, menjadi bagian interaksi tak terpisahkan dengan blogger lainnya.Definisi lain dari istilah Schmooze berdasarkan tulisan di blog ini adalah mengacu pada pengertian di http://www.dictionary.com/, yang menyatakan “Schmoozing as defined by Dictonary.com is the ability “to converse casually, especially in order to gain an advantage or make a social connection.” When it comes to blogging, schmoozing is your ticket to making new friends, getting yourself noticed and building a reputation.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Uncategorized | Tidak ada komentar »
Juli 25, 2007 oleh amriltg
Sekitar tahun 1996 (11 tahun silam, tanggal tepatnya saya lupa), ketika itu saya masih kost di daerah Klender-Jakarta Timur dan bekerja sebagai salah seorang karyawan di PT.KADERA-AR INDONESIA Pulogadung.Bersama 4 orang kawan (semua lelaki dan berstatus Jojoba atau Jomblo-jomblo bahagia), kami berinisiatif melakukan hal”sableng” yaitu: Nonton Bioskop di Studio 21 di Plaza Klender (sebelum terbakar karena peristiwa Mei 199
dengan sarung paling bau. Peraturannya gampang. Masing-masing dari kami harus menyiapkan satu sarung paling bulukan yang mereka miliki (paling tidak belum pernah dicuci selama satu bulan terakhir) dan mengenakannya didalam bioskop dengan posisi sarung menutup kepala.
Maka demikianlah, pada Hari-H, kami semua datang ke bioskop dengan dandanan perlente dan rapi (tapi masing2 dari kami menenteng tas plastik berisi sarung). Setelah membeli karcis (filmnya waktu itu adalah Die Hard-3 dibintangi oleh Bruce Willis), kami masuk melalui pintu bioskop. Petugas bioskop sama sekali tidak menaruh curiga. Kami duduk di deretan tengah secara berurutan.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Kisahku | Tidak ada komentar »
Juli 20, 2007 oleh amriltg
BERBEDA seperti hari-hari biasanya, sepulang dari kantor hari Rabu (18/7), saya begitu memendam harapan dapat bertemu dan akhirnya ikut dengan “shuttle bus” Nomor 121 A jurusan Blok M-Kota Jababeka Cikarang. Dari tiga alternatif angkutan umum dengan rute Blok M menuju ke rumah saya di kawasan Perumahan Cikarang Baru Kota Jababeka, hanya bis ini saja yang menyediakan fasilitas Televisi untuk ditonton oleh para penumpangnya. Meski untuk itu, kompensasinya adalah tarifnya relatif lebih mahal dari dua bis angkutan alternatif lainnya. Kebanyakan para penumpang bis ini adalah pekerja komuter yang bekerja di Jakarta namun berdomisili di Cikarang.Harapan saya terkabul. Tepat Pukul 17.35, bis 121 A melintas tepat didepan halte bis yang berada didepan Wisma Mulia Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan dimana saya telah menunggu kurang lebih sepuluh menit lamanya. Ketika naik dan duduk dikursi penumpang di baris kelima dari depan, saya sudah merasakan aura histeria yang demikian besar dari kurang lebih 30 orang penumpang menyaksikan tayangan siaran langsung laga sepakbola babak Penyisihan Group D Piala Asia antara Indonesia melawan Korea Selatan. Semua mata tertuju pada Televisi 14 inchi yang dipasang diposisi tengah depan tepat diatas bahu kiri sang supir.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Kisahku | Tidak ada komentar »